Mesin Pencari Informasi

Tampilkan postingan dengan label Asuransi Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asuransi Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Februari 2012

Asuransi Pendidikan Prudential, apa dan bagaimana

Bulan Juli merupakan bulan dimulainya tahun ajaran baru. Selalu bisa ditebak bahwa setiap kali awal tahun ajaran baru, semua orang sepertinya bicara tentang pentingnya pendidikan. Dan kalau Anda perhatikan, hal ini biasanya menular kepada semangat bersekolah dari anak itu sendiri. Coba perhatikan betapa bersemangatnya anak-anak Anda ketika mereka masuk sekolah kemarin.

Wajar saja, kalau Anda sebagai orang tua menunjukkan semangat tentang pentingnya pendidikan, ditambah lagi lingkungan di sekitar Anda juga menunjukkan semangat yang sama, maka pastilah semangat tersebut juga akan tertular ke anak Anda sehingga wajar bila anak-anak sekolah sangat bersemangat masuk sekolah pada hari-hari pertama tahun ajaran baru kemarin.

Tetapi sayangnya, dari pengalaman saya selama ini, saya banyak menemukan orang tua yang walaupun sadar bahwa pendidikan itu sangat penting tetapi tidak begitu mempedulikan persiapan dana pendidikan itu sendiri. Sebagai contoh, banyak cerita tentang beberapa orang tua yang meminjam uang kesana-kemari pada saat datangnya tahun ajaran baru. Selain itu, Kantor Pegadaian juga penuh karena banyak orang yang menggadaikan barang-barangnya untuk membayar uang sekolah anak.

Kenapa sih orangtua kadang tidak siap dari segi dana ketika tiba waktunya si anak masuk sekolah? Jawabannya, mungkin karena orangtua tidak menganggap bahwa dana pendidikan itu penting untuk dipersiapkan sejak sekarang. Lho, apakah memang penting menyiapkan dana pendidikan untuk anak? Jawabannya saya tulis besar-besar di sini:PENTING.

Ada empat alasan kenapa dana pendidikan penting untuk dipersiapkan, bahkan kalau bisa sejak sekarang:

1. Mahalnya Biaya Pendidikan Pada Saat Ini
Biaya Pendidikan pada saat ini sudah cukup tinggi. Sebuah universitas swasta terkenal di Jakarta ada yang meminta uang kuliah sebesar sekitar Rp 80 –100 juta bagi mereka yang masuk kuliah tahun 2010 ini selama 5 tahun sampai lulus nanti. Bagi banyak orang, biaya pendidikan setinggi itu sudah tentu terasa mencekik leher.

2. Naiknya Biaya Pendidikan dari Tahun ke Tahun
Sudah biaya pendidikan di rasa mahal, jumlah tersebut biasanya akan terus naik dari tahun ke tahun. Dengan asumsi kenaikan sebesar 10 persen per tahun, maka dalam 17 tahun mendatang, bukan tidak mungkin Biaya Kuliah selama 5 tahun di S1 bisa mencapai sekitar Rp 500 juta.

3. Ekonomi Tidak Selalu Baik
Orang tua bisa saja menganggap bahwa penghasilannya sekarang aman-aman saja mengingat baiknya keadaan ekonomi sekarang ini. Sehingga mereka yakin bila si anak masuk sekolah nanti, dananya pasti tersedia. Tetapi, bila keadaan ekonomi menurun, bukan tidak mungkin penghasilan orang tua menjadi berkurang atau malah berhenti sehingga bisa saja dana pendidikan untuk si anak tidak akan siap bila dibutuhkan.

4. Fisik Manusia Tidak Selalu Sehat
Jangan anggap bahwa fisik manusia akan selalu sehat untuk bisa terus bekerja dan mendapatkan penghasilan. Bila Anda tidak menabung dan mempersiapkan dana pendidikan anak dari sekarang, maka bila suatu saat kelak fisik Anda tidak memungkinkan untuk Anda bisa terus bekerja, jangan harap dana pendidikan untuk anak Anda bisa tersedia.

Selain keempat alasan di atas, sebetulnya ada satu alasan lagi yang membuat kenapa dana pendidikan penting sekali untuk dipersiapkan sejak sekarang, yaitu: “Karena jadwal pendidikan anak Anda tidak mungkin dimundurkan atau ditunda.”Jadwalnya sudah pasti. Contohnya, kalau anak Anda sudah waktunya masuk SD tetapi Anda tidak punya dana yang cukup untuk membayar uang pangkal-nya, masak Anda mau memundurkan jadwal anak Anda masuk SD ke tahun berikutnya hanya supaya Anda bisa membayar biaya uang pangkal-nya secara penuh? Tidak, kan? Jadi, persiapkan dana pendidikan anak Anda sejak sekarang. Jangan tunda lagi.

Segera hubungi kami di nomor 0818 733282 atau kirimkan email melalui contact form dibawah dan saya akan memberikan solusi perencanaan keuangan yang terbaik sesuai kebutuhan Anda.

tidak cukup hanya bertanya “besok besar ingin jadi apa…?” tapi seharusnya Anda sebagai orang Tua harus bertanya pada putra/i tercinta “Besok ingin sekolah dimana….? dan Anda sanggup memberikan dana untuk pendidikan guna mewujudkan impian putra/i tercinta.

untuk mengetahui hitungan besarnya biaya Kuliah, lihat disini

Sumber: Tabloid Nova No. 753/XIV

Jumat, 10 Februari 2012

Asuransi Pendidikan Prudential | Solusi untuk Masa Depan Anak Tercinta


Anak merupakan anugerah yang tak ternilai dari Tuhan, dan tugas kita sebagai orang tua adalah memberikan yang terbaik kepadanya. Hadiah terbaik bagi seorang anak adalah saat dia mendapatkan hak sebagai seorang anak, yaitu pendidikan yang terbaik.

Sementara itu, biaya pendidikan di Indonesia mengalami kenaikan yang luar biasa tingginya. Mari kita ingat kembali, beberapa waktu yang lalu, pada saat kita (orang tua) masih bersekolah, berapa biaya yang kita keluarkan? Apakah dengan biaya yang sama, masih bisa untuk menyekolahkan anak kita ?
Mari kita hitung berapa yang Anda harus siapkan buat anak anda.
Asumsi :
1. Anak Anda saat ini berumur 1 thn, berarti masih ada 17 thn sampai dia masuk perguruan tinggi.
2. Kenaikan biaya kuliah di Indonesia 12%

Biaya kuliah di perguruan tinggi saat ini adalah Rp 100 juta untuk 4 tahun kuliah.
Maka 17 tahun lagi pada saat anak Anda akan masuk perguran tinggi, Anda harus menyiapkan dana sebesar Rp 686 juta.

Jangan lupa pula menghitung biaya yang lain seperti biaya perlengkapan kuliah, biaya hidup, dan komponen biaya kuliah yang lain, yang belum diperhitungkan diatas.


Kita mempunyai 3 pilihan :
1. Anda melakukan sesuatu
2. Anda tidak melakukan sesuatu
3. Anda melakukan segala sesuatu


Manakah yang anda pilih??? tentu anda akan melakukan segala sesuatu untuk buah hati anda, dan kami dari Prudential menghadirkan Asuransi untuk Dana pendidikan untuk buah hati anda dengan segala proteksinya disamping asuransi pendidikan.


Jadi jangan tunggu sampai terlambat, hubungi kami untuk mendapatkan konsultasi GRATIS

Contoh perhitungan:
usia anak 1 th, orang tua pria dengan usia : 30 th, merokok
















contoh 2:
usia anak 3 th, orang tua pria dengan usia : 32 th, merokok













* nilai tunai diatas adalah asumsi jumlah dana yang tersedia, Anda dapat mengambil dana dibawah jumlah dana yang tersedia.
* nilai tunai diatas dihitung dengan asumsi return sebesar 15%


Selain itu, manfaat yang didapatkan adalah :
  • Jaminan ketersediaan dana pendidikan walaupun orang tua menderita cacat total, meninggal dunia, atau sakit kritis.
  • Santunan harian rawat inap rumah sakit akibat sakit maupun kecelakaan termasuk ICU.
  • Operasi
  • santunan duka

Gunakan form dibawah ini untuk mendapatkan ilustrasi
perhitungan Asuransi Pendidikan

TUNGGU,
sebelum Anda mengisi formulir dibawah, tolong bantu saya supaya saya dapat membantu Anda dengan baik, caranya :


  1. Pastikan data-data yang Anda masukkan valid (misal: tgl lahir, pastikan tahun kelahiran Anda dan anak Anda tahun yang benar)

  2. Masukkan alamat email yang benar (supaya perhitungan dapat dikirimkan ke alamat email Anda)

  3. Saya berkomitmen untuk melayani seluruh client-client saya sepenuh hati tidak memandang dimana domisilinya. Jika Anda menganggap penting, HARUS mempunyai agent yang memiliki domisili (JABODETABEK) yang sama dengan kota tempat Anda tinggal, sebaiknya jangan mengisi form dibawah, karena akhirnya akan membuat Anda kecewa. Jika tujuan Anda untuk mempersiapkan masa depan buah hati Anda, saya siap melayani Anda.

Minggu, 29 Januari 2012

Layanan Nasabah


Kami memberikan pelayanan kepada Anda yang sudah menjadi nasabah
maupun yang
belum menjadi nasabah Prudential.Untuk informasi dan pelayanan lebih lanjut, silahkan hubungi kami (Kami memberikan pelayanan / penjelasan gratis).

Minggu, 15 Januari 2012

Sayang Keluarga, Milikilah Asuransi..!

Seberapa Pentingkah Asuransi Jiwa? Apakah semua orang membutuhkan Asuransi Jiwa ? Jawabannya adalah : YA……merupakan suatu keharusan dan harus secepatnya. Jangan ditunda. Jika kita ingin mensyukuri apa yang diberikan oleh – Nya, manusia harus tetap berusaha. Karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, lakukan antisipasi dengan memiliki asuransi jiwa.

Dalam memilih berasuransi kita haruslah jeli dan disesuaikan dengan kebutuhan kita. Ada Asuransi Kesehatan, Asuransi Kecelakaan, Asuransi Pendidikan. Sedemikian banyaknya pilihan yang ada, namun pilihan terbaik adalah yang sudah dikemas menjadi satu.

Banyak terjadi sebuah keluarga harus menerima kenyataan hidup pahit. Sang Ayah sebagai kepala keluarga sekaligus pencari nafkah jatuh sakit dan sampai meninggal dunia sehingga meninggalkan sang istri yang tidak bekerja dan 2 anaknya yang masih kecil. Anaknya baru menginjak umur 3 tahun dan 5 tahun. Kehidupan tetaplah harus dijalani, namun sang istri akan sangatlah kesulitan biaya untuk membesarkan ke dua anak-anaknya.

Jaga keluarga anda dari resiko di atas dengan memiliki Asuransi Jiwa. Jikalau keluarga tersebut – setidaknya sang ayah – sudah memiliki Asuransi Jiwa, tentulah secara materi lebih meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Karena berada di rumah sakit tentulah menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Bisa saja sampai menghabiskan aset yang dimiliki.

Dengan demikian bila Anda sudah ber-Asuransi Jiwa dapat dikatakan Anda sudah memiliki Proteksi Income dan sudah merencanakan keuangan untuk masa depan keluarga sesuai perjanjian dengan penerbit polis asuransi jiwa. Anda pasti akan mendapatkan penggantian klaim yang sesuai asal data kesehatan diberikan sesuai kondisi sebenarnya. Tidak ada rekayasa data kesehatan.

Perencanaan keuangan bukanlah sesuatu yang Anda lakukan sekali dan dilupakan. Maka ada banyak orang yang membeli Asuransi Jiwa sampai 5 polis bahkan lebih, demi keluarga yang disayangi. Untuk istrinya dan anak-anaknya. ( Tiap anggota keluarga bisa memiliki 1 s/d 2 polis ) Perencanaan keuangan merupakan sebuah proses bagi yang lajang atau belum bekeluarga. Jangan pernah karena merasa kesehatannya masih bagus lalu menunda memiliki Asuransi Jiwa. Semakin muda umur Anda semakin bagus untuk segera memproteksi diri, memiliiki Proteksi Income dan Investasi untuk perencanaan keuangan di masa depan.

Sang ayah boleh bekerja keras kapan pun dan di mana pun. Kerja terus menerus sampai terkadang lupa memperhatikan kesehatan. Demi keluarga istri dan anak – anaknya apapun akan dilakukan. Tetapi jangan lupa sampai terjadi sesuatu pada kesehatan sang ayah, akan lebih susah lagi dampaknya. Dapat di katakan percuma hasil kerja sekian tahun, jika hasil income yang didapat tidak disisihkan untuk mempunyai proteksi diri.

Lihat lah senyuman anak – anak yang membutuhkan orang tuanya. Mereka perlu kehidupan, perlu sekolah, perlu biaya jika sampai sakit.

Kehidupan keluarga akan selalu berubah dan perencanaan keuangan keluarga harus mengikuti perubahan yang terjadi dalam keuangan keluarga. Kekuatan perencanaan didukung dengan investasi yang bijak. Investasi dalam arti yang paling dasar adalah, menempatkan dana Anda untuk mendapatkan hasil yang lebih besar. Berasuransi & bernvestasi merupakan sarana terpenting dalam meningkatkan kemampuan Anda untuk menyayangi, mencintai keluarga dan menjaga kekayaan.

Dengan Anda memiliki sebuah rekening asuransi, maka Anda telah BERASURANSI sekaligus BERINVESTASI untuk masa depan Anda dan Keluarga.

Selamat Merencanakan Keuangan Anda.

Jumat, 13 Januari 2012

Cara menyiapkan dana Pendidikan melalui Asuransi Pendidikan


Meskipun tahun ajaran baru masih beberapa bulan lagi, namun banyak orangtua sudah mulai “berburu” sekolah untuk putra-putrinya. Mencari sekolah yang baik bagi buah hati bukanlah perkara mudah. Terlebih jika mengingat biaya yang pastinya tidak sedikit.

Salah satu cara untuk menyiapkan dana pendidikan adalah melalui asuransi pendidikan. Apa sebenarnya asuransi pendidikan itu? Mungkin tak semua orang tahu, produk asuransi pendidikan sebenarnya adalah produk asuransi jiwa. Ya, asuransi pendidikan adalah asuransi jiwa yang memberikan nilai pengembalian tunai atas setoran premi Anda, pada waktu-waktu yang telah disepakati dan disetujui oleh Anda sebagai nasabah dan pihak asuransi.

Bila Anda datang ke perusahaan asuransi, dan meminta dibukakan produk asuransi pendidikan, maka mereka akan memberikan suatu perhitungan mengenai besaran premi yaitu setoran Anda, nilai tunai yang bisa diambil, dan uang pertanggungan yang bisa diperoleh setelah masa kontrak asuransi selesai. Nah nilai tunai itulah yang bisa Anda gunakan untuk dana pendidikan anak Anda kelak.

Jadi, sebenarnya asuransi menjual produk perlindungan atas jiwa Anda, tapi dengan bonus adanya nilai tunai yang bisa diambil pada saat-saat yang disepakati misalnya pada setiap jenjang pendidikan anak kita yaitu tahun-tahun anak masuk jenjang sekolah.

Apa kelebihannya? Asuransi pendidikan biasanya memberikan kepastian dalam hal jumlah. Artinya kita dijanjikan pada tahun-tahun tertentu kita diberi sejumlah dana yang telah mereka dijanjikan. Misalnya, dengan membayar premi dalam jumlah tertentu, bisa bulanan atau tahunan, kita diberikan janji akan mendapatkan sejumlah dana yang biasanya disesuaikan dengan jenjang pendidikan mereka seperti TK, SD, dan seterusnya.

Asuransi pendidikan berbeda dengan produk perencanaan pendidikan lainnya seperti tabungan pendidikan.

Tabungan pendidikan akan memberi Anda hasil yang diperoleh dari bunga yang berlaku. Artinya, besaran hasil tabungan Anda nantinya sangat bergantung dari berapa besar tingkat bunga yang terjadi selama waktu Anda menabung. Masalahnya, bisa saja besaran nilai di tabungan pendidikan Anda tidak sama dengan ilustrasi yang digambarkan di awal. Jadi bisa saja lebih rendah, tapi sangat memungkinkan juga untuk lebih tinggi.

Mana lebih baik? Kalau Anda menginginkan kepastian nilai, pasti asuransi lebih baik. Bayangkan, apapun yang terjadi mereka harus membayar sebesar yang dijanjikan. Tapi kalau tujuannya bukan besaran nilai uang, mungkin tabungan pendidikan bisa jadi pilihan.

Pada asuransi pendidikan, dengan besaran premi yang sama, kalau Anda memilih yang memberikan dana di setiap jenjang pendidikan, otomatis besaran dana yang Anda dapatkan akan terbagi. Sementara kalau Anda memilih yang memberikan dana hanya di pendidikan tinggi, maka hasil di saat anak Anda masuk di perguruan tinggi, hasilnya akan cukup tinggi.

Misalnya, suatu asuransi pendidikan mensyaratkan premi yang harus dibayarkan oleh nasabahnya sebesar Rp.350.000 per bulan selama 10 tahun. Jika uang pertanggungan yang akan Anda peroleh dari asuransi ini adalah Rp.100 juta, maka kalau Anda meminta nilai tersebut dibagi per jenjang pendidikan, maka nilai yang setara Rp.100 juta itu akan dibagi oleh pihak asuransinya. Tapi kalau minta di akhir katakanlah pada saat anak Anda kuliah, maka dapatnya juga cukup besar karena nilai tunai Anda tidak berkurang.

Nah, silakan tentukan cara mana yang ingin Anda tempuh untuk menyiapkan dana pendidikan bagi buah hati Anda.