Mesin Pencari Informasi

Tampilkan postingan dengan label Asuransi Jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asuransi Jiwa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Februari 2012

ASURANSI KESEHATAN TERBAIK VS ASURANSI KESEHATAN YANG BAGUS

Banyak perusahaan asuransi kesehatan yang mengklaim produknya adalahasuransi kesehatan terbaik, sehingga membuat bingung orang-orang awam. Pertanyaannya adalah, dari semua produk asuransi yang terbaik itu, manakah asuransi kesehatan yang bagusuntuk Anda?

Saya acungkan jempol buat Anda, yang sudah menyadari pentingnya memiliki proteksi. Tidak banyak orang yang memiliki kesadaran berasuransi apalagi memikirkan untuk memproteksi kesehatan anggota keluarga (asuransi keluarga).

Saya memberi apresiasi khusus bagi orang-orang seperti Anda yang memilih jalan untuk mencari tahu/ informasi dahulu sebelum menentukan pilihannnya.

Orang memilih ikut asuransi pada umumnya sudah menyadaripentingnya kesehatan.
Jika Saya boleh bertanya, Mengapa Anda ikut Asuransi?

1.Karena kesehatan itu mahal.
2.Biaya rumah sakit semakin hari semakin meningkat.
3.Kondisi kesehatan tidak selalu bisa diramalkan selalu baik.
4.Belum memiliki proteksi dari kantor/ tempat bekerja, jika sakit, tidak ada yang
meringankan beban biaya.
5.Resiko pekerjaan saya tinggi, bekerja di lapangan.
6.Supaya kalau berobat di rumah sakit bisa gratis.

Bila alasan di atas menjadi dasar Anda untuk memiliki proteksi, saya kira hampir semua produk asuransi kesehatan di Indonesia ini sudah bisa mengcover itu semua.

Namun perlu Anda ingat penyakit/kesehatan merupakan masalah serius yang harus dipersiapkan sebaik-baiknya, oleh sebab itu sebelum Anda memiliki asuransi kesehatan perlu dipertimbangkan bahwa kebutuhan Anda bukanlah untuk memproteksi Anda/keluarga dari resiko kesehatan hari ini atau besok saja, melainkan beberapa tahun atau mungkin puluhan tahun ke depan.

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan diantaranya adalah :
- Berapa banyak manfaat untuk rawat inap.
- Rawat jalan
- Rawat operasi, dsb.

Banyak orang beranggapan bahwa dengan memiliki proteksi di atas menyatakan bahwa asuransi tsb cocok baginya.

FAKTANYA : Tidak banyak manfaat rawat jalan/ inap yang digunakan oleh nasabah

Sebagian orang mengambil proteksi ini semata2 hanya ingin bisa double claim dari proteksi yang telah diberikan oleh kantor tempatnya bekerja.

Mereka berpikir rawat inap/jalan adalah proteksi yang paling utama dalam memilih asuransi, Coba Anda ingat-ingat kapan terakhir Anda rawat inap di Rumah Sakit?
3 tahun… 4 tahun… bahkan waktu masih sekolah dahulu… itu artinya manfaat itu sangat jarang sekali penggunaannya.

Perlu disadari bahwa manfaat rawat inap/jalan berhubungan dengan besarnya premi yang akan dibayarkan. Saat Anda memutuskan untuk mengambil manfaat ini perlu dilihat berapa hari dalam setahun Anda akan diproteksi?

Ada 3 hal yang lebih penting dari hanya manfaat rawat inap/jalan saja, yang perlu Anda cermati dan menjadi pertimbangan dalam memilih asuransi kesehatan yang bagus, 3 hal penting ini pada umumnya tidak semua perusahaan asuransi jiwa / kesehatan berani mengcovernya, hal-hal penting itu adalah…

1. COVER PENYAKIT KRITIS
Penyakit yang paling ditakuti semua orang saat ini adalah SAKIT KRITIS, baik itu jantung, kanker, tumor, stroke, dsb. Penyakit tersebut setiap tahun semakin meningkat jumlah penderitanya, dikarenakan pola hidup tidak sehat, stress, bahkan karena kegemukan.

Dan menurut survey yang telah dilakukan oleh WHO, 90% manusia meninggal sebelumnya karena terkena sakit kritis. Artinya hanya sekitar 10% manusia yang meninggal dalam kondisi alami. Hmm.. sangat sedikit sekali bukan…

Untuk penyakit kritis ini pun biayanya tak terhitung mahalnya, jika saat ini sudah ratusan juta bisa dibayangkan sepuluh, duapuluh bahkan tigapuluh tahun kemudian, bisa jadi miliaran bukan? Inilah yang harus kita cermati dan perhatikan!

Cek dan tanyakan pada agen yang menawarkan asuransi Anda:

1. Apakah asuransinya memiliki proteksi untuk sakit kritis?
2.
Berapa macam jenis penyakit kritis yang dicovernya?
3. Jika ada, cek
berapa besarnya proteksi yang diperuntukkan untuk sakit kritis dan coba Anda pikirkan dan hitung lagi sudah cukupkah biaya proteksi yang diberikan dibandingkan dengan kebutuhan biaya itu pada saat terjadinya?

Ini penting, karena tidak semua asuransi kesehatan memberikan perlindungan untuk sakit kritis, beberapa ada tetapi memiliki nilai tunai yang sangat kecil, itu tidak membantu Anda!
Jangan lupa untuk cek dan tanyakan, biasanya
asuransi kesehatan yang bagusakan memberikan manfaat tabungan gratis bila nasabahnya terkena penyakit kritis.

PERTANYAANnya :
“Dengan pola hidup yang kita jalanin sekarang ini, dalam rentang waktu 20 – 30 ke depan, adakah kemungkinan kita terkena salah satu dari penyakit kritis?”

2. COVER CACAT TETAP TOTAL
Selain sakit kritis masih ada hal lain yang juga tinggi tingkat risikonya seperti cacat karena sakit ataupun kecelakaan, bahkan cacat tetap total yang memungkinkan seseorang sudah tidak dapat bekerja lagi.

Bila hal ini terjadi pada nasabah,
Tanyakan sedetail mungkin apakah yang dilakukan oleh perusahaan asuransi itu:
1.Mengeluarkan biaya proteksi, lalu tutup polis (putus hubungan), atau
2.Mengeluarkan biaya proteksi dan memberi manfaat tabungan gratis pada nasabahnya sampai usia tertentu, dan proteksi lainnya terus berjalan.

Saran saya, pilihlah asuransi yang memberi opsi nomor 2, karena kita semua tahu bila seseorang mengalami cacat tetap total, secara otomatis dirinya tidak bisa melakukan pekerjaan maksimal seperti sebelumnya, untuk beberapa perusahaan di Indonesia ini keadaan dari karyawan seperti ini akan menjadi pertimbangan untuk diberikannya kebijakan “pensiun dini” pada karyawan itu. Anda pasti mengerti maksud saya.
Ohya jangan lupa carilah asuransi yang memberikan proteksi cacat tetap total dengan
claim bayar langsung bukan “dicicil”.

3. MASA PROTEKSI
Jika Anda memutuskan untuk memiliki proteksi saat ini, maka Anda juga harus menghitung sampai usia berapa Anda akan diproteksi, karena tentunya selisih 5 tahun saja akan sangat penting buat Anda bukan? Asuransi kesehatan yang mengklaim produknya bagus harus memiliki masa proteksi paling lama, khususnya untuk manfaat penyakit kritis (sampai nasabah berusia 70 tahun).

Selain itu carilah asuransi kesehatan yang tidak melakukan pengurangan manfaat/benefit jika terjadi claim dari salah satu penyakit kritis ataupun cacat tetap total dengan claim yang akan diterima olah ahli waris jika tertanggung meninggal dunia.
Asuransi kesehatan yang bagus selalu menempatkan nasabah pada posisi “menang”
Artinya setiap biaya manfaat (sakit kritis/cacat tetap total) yang dikeluarkan kepada nasabahnya tidak mengganggu biaya manfaat (jiwa) lainnya, karena banyak asuransi yang sekilas memiliki biaya perlindungan yang besar, ternyata biaya manfaat itu saling mengurangi.

Bertanyalah lebih detail mengenai kekuatan financial perusahaan bukan saja dari informasi agen/iklan yang ditayangkan tetapi prestasi nyata yang diraih oleh perusahaan.

Apakah asuransi kesehatan Anda sudah memiliki manfaat-manfaat diatas? Kalau belum, patut Anda pertanyakan ke financial konsultan (agen) asuransi kesehatan Anda.

Bagi Anda yang belum memiliki proteksi, disini kami membantu Anda untuk bisa melihat manfaat apa saja yang akan Anda dapatkan dengan berasuransi,

silahkan menghubungi Agen JABODETABEK call/sms ke:

Citra Suryadi, M.Si dengan

Agent Code: 00441079 no Hp

085777915183 atau

085694924971


Banyak fakta terjadi, banyak orang lengah untuk memilih tidak memiliki asuransi, salah memilih asuransi kesehatan, dan tidak mempertimbangkan faktor-faktor lain.
Maka seperti saya utarakan tadi bahwa jika Anda tidak jeli dalam mempertimbangkan manfaat proteksi, dikhawatirkan malah akan menimbulkan masalah serius dalam perencanaan keuangan, bahkan tidak sedikit yang akhirnya “bangkrut” karena claim yang diberikan tidak mencukupi untuk biaya kesehatannya, karena itu fokuslah untuk melihat manfaat yang akan Anda terima nantinya.

Minggu, 29 Januari 2012

Layanan Nasabah


Kami memberikan pelayanan kepada Anda yang sudah menjadi nasabah
maupun yang
belum menjadi nasabah Prudential.Untuk informasi dan pelayanan lebih lanjut, silahkan hubungi kami (Kami memberikan pelayanan / penjelasan gratis).

Minggu, 15 Januari 2012

Sayang Keluarga, Milikilah Asuransi..!

Seberapa Pentingkah Asuransi Jiwa? Apakah semua orang membutuhkan Asuransi Jiwa ? Jawabannya adalah : YA……merupakan suatu keharusan dan harus secepatnya. Jangan ditunda. Jika kita ingin mensyukuri apa yang diberikan oleh – Nya, manusia harus tetap berusaha. Karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, lakukan antisipasi dengan memiliki asuransi jiwa.

Dalam memilih berasuransi kita haruslah jeli dan disesuaikan dengan kebutuhan kita. Ada Asuransi Kesehatan, Asuransi Kecelakaan, Asuransi Pendidikan. Sedemikian banyaknya pilihan yang ada, namun pilihan terbaik adalah yang sudah dikemas menjadi satu.

Banyak terjadi sebuah keluarga harus menerima kenyataan hidup pahit. Sang Ayah sebagai kepala keluarga sekaligus pencari nafkah jatuh sakit dan sampai meninggal dunia sehingga meninggalkan sang istri yang tidak bekerja dan 2 anaknya yang masih kecil. Anaknya baru menginjak umur 3 tahun dan 5 tahun. Kehidupan tetaplah harus dijalani, namun sang istri akan sangatlah kesulitan biaya untuk membesarkan ke dua anak-anaknya.

Jaga keluarga anda dari resiko di atas dengan memiliki Asuransi Jiwa. Jikalau keluarga tersebut – setidaknya sang ayah – sudah memiliki Asuransi Jiwa, tentulah secara materi lebih meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Karena berada di rumah sakit tentulah menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Bisa saja sampai menghabiskan aset yang dimiliki.

Dengan demikian bila Anda sudah ber-Asuransi Jiwa dapat dikatakan Anda sudah memiliki Proteksi Income dan sudah merencanakan keuangan untuk masa depan keluarga sesuai perjanjian dengan penerbit polis asuransi jiwa. Anda pasti akan mendapatkan penggantian klaim yang sesuai asal data kesehatan diberikan sesuai kondisi sebenarnya. Tidak ada rekayasa data kesehatan.

Perencanaan keuangan bukanlah sesuatu yang Anda lakukan sekali dan dilupakan. Maka ada banyak orang yang membeli Asuransi Jiwa sampai 5 polis bahkan lebih, demi keluarga yang disayangi. Untuk istrinya dan anak-anaknya. ( Tiap anggota keluarga bisa memiliki 1 s/d 2 polis ) Perencanaan keuangan merupakan sebuah proses bagi yang lajang atau belum bekeluarga. Jangan pernah karena merasa kesehatannya masih bagus lalu menunda memiliki Asuransi Jiwa. Semakin muda umur Anda semakin bagus untuk segera memproteksi diri, memiliiki Proteksi Income dan Investasi untuk perencanaan keuangan di masa depan.

Sang ayah boleh bekerja keras kapan pun dan di mana pun. Kerja terus menerus sampai terkadang lupa memperhatikan kesehatan. Demi keluarga istri dan anak – anaknya apapun akan dilakukan. Tetapi jangan lupa sampai terjadi sesuatu pada kesehatan sang ayah, akan lebih susah lagi dampaknya. Dapat di katakan percuma hasil kerja sekian tahun, jika hasil income yang didapat tidak disisihkan untuk mempunyai proteksi diri.

Lihat lah senyuman anak – anak yang membutuhkan orang tuanya. Mereka perlu kehidupan, perlu sekolah, perlu biaya jika sampai sakit.

Kehidupan keluarga akan selalu berubah dan perencanaan keuangan keluarga harus mengikuti perubahan yang terjadi dalam keuangan keluarga. Kekuatan perencanaan didukung dengan investasi yang bijak. Investasi dalam arti yang paling dasar adalah, menempatkan dana Anda untuk mendapatkan hasil yang lebih besar. Berasuransi & bernvestasi merupakan sarana terpenting dalam meningkatkan kemampuan Anda untuk menyayangi, mencintai keluarga dan menjaga kekayaan.

Dengan Anda memiliki sebuah rekening asuransi, maka Anda telah BERASURANSI sekaligus BERINVESTASI untuk masa depan Anda dan Keluarga.

Selamat Merencanakan Keuangan Anda.

Jumat, 13 Januari 2012

Asuransi Jiwa Dalam Perekonomian


Merefleksikan pada pengalaman tahun-tahun lalu, aneka tantangan dan beban yang kita alami tahun-tahun lalu. Banyaknya bencana alam yang bersifat katastropis seperti gempa bumi, tsunami, bencana banjir, gunung meletus, ataupun bencana kecelakaan pada alat transportasi laut, udara dan darat, semakin banyaknya jenis penyakit. Apakah ada tempat yang aman bagi kita?

Tampaknya kita tidak punya banyak pilihan dan harus tetap berurusan dengan risiko akibat berbagai malapetaka, dan kerugian akibat berbagai bencana pada hari-hari mendatang.

Hal lain yang mendasar dan penting dan tidak bisa dihindari, kita harus berurusan dengan risiko meninggal pada usia produktif, cacat tetap, dan hari tua.

Risiko yang juga relevan dengan kondisi krisi ekonomi saat ini adalah risiko kehilangan pekerjaan. Semua risiko itu memberikan ancaman kehilangan penghasilan yang diperoleh bagi keluarga.

Apakah kita mau menangung sendiri kerugian yang akan kita derita saat malapetaka itu menimpa? Jika kita menanggung sendiri sebagai jalan yang dipilih, betapa besar kemampuan kita untuk mengatasinya, kalaupun ada pakah itu cara yang ekfektif.

Atau kita dengan bijak mengalihkan risiko kerugian akibat hal-hal tersebut kepada lembaga keuangan uang disebut asuransi.

Secara universal asuransi bekerja untuk memberikan perlindungan kepada setiap orang, keluarga, dan perusahaaan dari kerugian akibat berbagai risiko bencana dan kemalangan. Hal ini merupakan kontribusi sosial yang besar dari industri asuransi kepada masyarakatnya.

Triliunan rupiah uang pertanggungan disediakan sektor asuransi untuk memberikan proteksi kepada risko dan kamalangan tersebut. Namun hanya apabila Anda bersedia mengalihkan risiko kerugian tersebut melalui pembelian polis asuransi jiwa baru kemudian mekanisme perlindungan dan penyantunan itu bisa dinimati.

Perusahaan-perusahaan asuransi jiwa menawarkan berbagai produk ynag dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Banyak produk yang dirancang melindungi nasabah dari risiko ekonomi yang berkaitan dengan kematian, cacat, dan sakit.

Produk-produk lain dapat pula membantu nasabah mengakumulasi uang untuk kebutuhan keuangan mereka masa depan, meningkatkan kekayaan, mengakumulasi kekayaan, dan melindungi mereka dari risiko kehilangan sumber-sumber pendapatan mereka.

Industri asuransi bekerja untuk memberikan perlindungan atas kerugian seperti kehilangan pendapatan akibat kejadian-kejadian buruk dan penuh risiko.

Perusahaan-perusahaan asuransi jiwa merupakan lembaga keuangan yang mengumpulkan dana dari masyarakat dalam bentuk premi dan kemudian menempatkan dana tersebut pada aset keuangan seperti obligasi, saham yang diperdagangkan di bursa, rekening bank, deposito, reksadana dan lainnya.

Saatnya kebutuhan pemenuhan investasi pasar modal nasional diisi oleh investor-investor domestik layaknya perusahaan asuransi. Itulah sebagian dari kontribusi industri asurani untuk ekonomi dan sosial masyrakat dan negara.

Artinya, sambil kita semua mendapatkan perlindungan dari polis asuransi yang kita beli, pada saat yang sama kita berperan secara tidak langsung untuk memungkinkan mobilisasi dana masyarakat untuk diinvestasikan kembali oleh perusahaan-perusahaan asuransi dalam sistim perekonomian. Invesatsi perusahaan asuransi menyediakan dana yang dibutuhkan oleh dunia usaha untuk beroperasi dan memperluas usaha.

Karena itu, saat ini merupakan saat yang tepat bagi semua pihak berperan bagi industri asuransi nasional untuk lebih berkembang dalam penyelenggaraan perlindungan keuangan masyarkat dan dunia usaha. Juga sebagai perantara dan sumber pendanaan bagi dunia usaha untuk kepentingan kemajuan ekonomi nasional.